Jatuh dari ketinggian masih menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan kerja. Kenali kewajiban K3 bekerja di ketinggian, tingkatan TKBT dan TKPK, serta pelatihannya di Surabaya.

Daftar Isi (5 bagian)
  1. 1.Dasar Regulasi Bekerja di Ketinggian
  2. 2.Mengenal Tingkatan TKBT dan TKPK
  3. 3.Materi Pelatihan Bekerja di Ketinggian
  4. 4.Pelatihan Bekerja di Ketinggian di Surabaya Bersama PT CSMS
  5. 5.FAQ Pelatihan Bekerja di Ketinggian Surabaya

Surabaya terus tumbuh dengan gedung perkantoran, apartemen, pabrik, dan menara telekomunikasi. Di balik pembangunan dan perawatannya, ada banyak pekerjaan yang dilakukan di ketinggian: memasang rangka baja, merakit perancah, membersihkan kaca gedung, hingga memperbaiki atap pabrik.

Bekerja di ketinggian memiliki risiko yang jelas, yaitu jatuh. Risiko ini dapat dikendalikan jika pekerjaan direncanakan dengan baik, peralatan pelindung jatuh digunakan dengan benar, dan pekerjanya kompeten.

1 Dasar Regulasi Bekerja di Ketinggian

Ketentuan K3 bekerja di ketinggian diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 9 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Pekerjaan pada Ketinggian. Menurut peraturan ini, pengusaha wajib menerapkan K3 yang meliputi:

  • Perencanaan pekerjaan pada ketinggian.
  • Prosedur kerja yang tertulis.
  • Teknik bekerja aman.
  • APD, perangkat pelindung jatuh, dan angkur.
  • Tenaga kerja yang kompeten dan berwenang di bidang K3.

Kompetensi pekerja dibuktikan dengan sertifikat kompetensi melalui uji kompetensi, sedangkan kewenangannya dibuktikan dengan Lisensi K3 yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal dan berlaku selama 5 tahun serta dapat diperpanjang.

Penting

Kewajiban menyediakan tenaga kerja yang kompeten dan berwenang ada pada pengusaha atau pengurus. Pelatihan bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari pengendalian risiko jatuh.

2 Mengenal Tingkatan TKBT dan TKPK

Permenaker No. 9 Tahun 2016 membagi tenaga kerja bidang ketinggian ke dalam beberapa tingkatan:

TKBT Tingkat 1
Bekerja pada lantai kerja tetap dan/atau lantai kerja sementara
TKBT Tingkat 2
Seperti tingkat 1, ditambah berpindah secara horizontal atau vertikal pada struktur bangunan dan posisi miring
TKPK Tingkat 1
Membangun angkur di bawah pengawasan dan melakukan penyelamatan diri sendiri
TKPK Tingkat 2
Membangun angkur secara mandiri, mengawasi TKPK tingkat 1, dan melakukan penyelamatan darurat dalam tim
TKPK Tingkat 3
Merencanakan sistem K3 bekerja di ketinggian, memeriksa angkur, dan mengawasi TKPK tingkat 1 dan 2

TKBT (Tenaga Kerja Bangunan Tinggi) banyak dibutuhkan di proyek konstruksi gedung, sedangkan TKPK (Tenaga Kerja pada Ketinggian) berkaitan dengan teknik akses tali, misalnya pada pekerjaan fasad gedung, menara, dan struktur tinggi. Penjelasan lebih lengkap dapat dibaca di artikel perbedaan TKBT dan TKPK.

3 Materi Pelatihan Bekerja di Ketinggian

Materi disesuaikan dengan tingkatan yang diikuti. Secara umum meliputi

  • 1 Regulasi — UU No. 1 Tahun 1970 dan Permenaker No. 9 Tahun 2016.
  • 2 Identifikasi bahaya dan pengendalian risiko pada pekerjaan di ketinggian.
  • 3 Perangkat pelindung jatuh — full body harness, lanyard, peredam kejut, dan tali.
  • 4 Angkur — pemilihan titik tambat dan cara pemasangannya.
  • 5 Teknik bergerak aman pada struktur, perancah, dan tangga.
  • 6 Penyelamatan — penyelamatan diri sendiri hingga penyelamatan dalam tim, sesuai tingkatan.

Siapa yang Perlu Mengikuti?

  • Pekerja konstruksi gedung, baja, dan perancah.
  • Teknisi perawatan atap, fasad, menara, dan instalasi di ketinggian.
  • Pengawas lapangan dan petugas HSE yang mengawasi pekerjaan di ketinggian.

Catatan

Tingkatan yang lebih tinggi mensyaratkan pengalaman jam kerja pada tingkat sebelumnya. Konfirmasikan persyaratan kepada admin sebelum mendaftar.

Pekerjaan di fasad gedung tinggi memerlukan tali, angkur, dan teknik akses yang benar.
Pekerjaan di fasad gedung tinggi memerlukan tali, angkur, dan teknik akses yang benar.

4 Pelatihan Bekerja di Ketinggian di Surabaya Bersama PT CSMS

PT CSMS menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi bekerja di ketinggian untuk peserta dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, dan sekitarnya, termasuk program TKBT Tingkat 2 BNSP. Kelas tersedia secara reguler maupun in-house training untuk tim perusahaan.

Kesimpulan

Bekerja di ketinggian aman jika direncanakan, menggunakan pelindung jatuh yang tepat, dan dilakukan oleh pekerja yang kompeten. Pilih tingkatan pelatihan sesuai pekerjaan yang benar-benar dilakukan di lapangan.

5 FAQ Pelatihan Bekerja di Ketinggian Surabaya

Apa beda TKBT dan TKPK?

TKBT berfokus pada pekerjaan di bangunan tinggi dan lantai kerja, sedangkan TKPK berfokus pada teknik akses tali, pemasangan angkur, dan penyelamatan.

Berapa lama masa berlaku Lisensi K3 bekerja di ketinggian?

Menurut Permenaker No. 9 Tahun 2016, Lisensi K3 berlaku 5 tahun dan dapat diperpanjang untuk jangka waktu yang sama.

Apakah pemula bisa langsung mengikuti tingkat 2?

Tingkat 2 mensyaratkan pengalaman kerja pada tingkat 1. Admin akan membantu memilih tingkatan yang sesuai.

Bagaimana cara mendaftar?

Buka halaman Pelatihan, pilih program, lalu klik tombol WhatsApp untuk terhubung dengan admin.

Konsultasi Gratis

Butuh Pelatihan, Sertifikasi, atau Pendampingan K3?

Tim PT CSMS siap membantu jadwal pelatihan, sertifikasi, dan konsultasi perusahaan Anda.

Chat via WhatsApp